Shok! Penampilannya Biasa Saja, Tapi Pria Ini Mampu Membuat 1000 Janda 'Kecantol' Dengan Dirinya..

Dalam agama Islam, memang para pria diperbolehkan menikahi lebih
dari 1 orang wanita.
Tapi berbeda
dengan pria ini, ia mampu membuat 1000 janda 'kecantol' dengan dirinya.
Pria ini
bernama Roel Mustafa, akrab dipanggil bang Cuy. Tak muluk-muluk, dalam hidupnya
Bang Cuy hanya ingin membantu 1000 janda atau bahkan lebih. Seperti moto hidup
yang selama ini selalu ia tanamkan dalam dirinya yakni,”Menafkahi Tak Harus
Menikahi.” Ya, ia rela membantu para janda tersebut tanpa menikahi mereka.
Apa yang dilakukan oleh Bang Cuy itu pun menarik perhatian
masyarakat dunia maya di tengah maraknya isu poligami. “Teruskan perjuanganmu
mas. Salfok (salah fokus) sama tulisan di kaosnya ‘menafkahi tak harus
memiliki’. Catatan buat fansnya poligami nih. Sangat sangat setuju saya mas,”
komentar Yenny Srihastuti.
Lalu apa
kabar Bang Cuy sekarang? Melalui sambungan telepon Bang Cuy menyempatkan diri
untuk berbincang kepada Bintang.com, meskipun sebenarnya ia sedikit kurang
sehat. “Alhamdulillah baik, meskipun sedikit batuk-batuk ini dan masih membantu
para ibu yang membutuhkan juga,” ujar Bang Cuy kepada Bintang.com, Jumat
(20/4/2018).
“Sekarang ini
sudah ada 335 janda yang dibantu, ada beberapa yang meninggal. Karena kita kan
sebenarnya memberi bantuan bukan kepada sembarang janda,” ujar Bang Cuy. Co
Founder Sekolah Relawan ini memang mengakui ada beberapa salah pengertian yang
terjadi di masyarakat tentang apa yang dilakukannya.
“Kita tidak membantu sembarang janda. Kalau masih punya anak
atau pun tetangga kita terlebih dahulu memberikan pengertian ke mereka. Kita
mencoba untuk memberitahu kalau punya nenek, tetangga, yuk, bareng-bareng
bantu,” jelas Bang Cuy. Bersama dengan timnya, kini Bang Cuy tidak hanya
membantu para janda, tapi juga membuat sumur air untuk masyarakat di Nusa
Tenggara Timur (NTT). Rencana tersebut akan ia realisasikan pada 26 April
mendatang.

Heboh
pemberitaan tentang pria 1000 janda membuat nama Bang Cuy menjadi dikenal
seluruh masyarakat Indonesia. Bang Cuy menjelaskan bahwa saat ini banyak orang
yang mencarinya dan menceritakan tentang ibu-ibu atau para janda yang
membutuhkan bantuan.
“Tapi kita
tetap melihat, apakah umurnya di atas 65 tahun atau jangan-jangan masih punya
anak, tapi anaknya tidak mau merawat sang ibu makanya dikasih ke kita,” jelas
Bang Cuy. Diakui oleh Bang Cuy bahwa banyak orang yang akhirnya berniat
menitipkan ibu mereka yang sudah tua ke dirinya, tak hanya orang miskin, ada
juga orang kaya yang ternyata mau menitipkan ibunya.
“Kalau orang miskin alasannya sudah jelas, mereka ingin merawat
ibunya, tapi secara financial atau keuangan tak mampu. Tapi ini ada anak orang
kaya datang ke saya menitipkan ibunya. Itu pasti karena mereka tidak peduli
terhadap orangtuanya,” cerita Bang Cuy.

Saat
menceritakan pengalamannya tersebut Bang Cuy sempat teringat kembali awal
perjuangannya untuk menafkahi 1000 janda. “Dulu ibu saya membantu teman-temannya
yang sudah janda dengan mengirimkan makanan jadi ke mereka. Melihat hal itu
saya belajar dan ingin meneruskan perjuangan ibu saya,” jelas Bang Cuy.
Sukses terus
bang Cuy!
Comments
Post a Comment